pena ungu

Pages

  • Beranda

Blog Archive

  • ▼  2013 (5)
    • ▼  Januari (5)
      • Students Have Less Ability in Writing
      • Little story of a little girl
      • Virtual World Meeting
      • Jakarta, wait for me (2)
      • Jakarta, wait for me (1)
  • ►  2012 (6)
    • ►  Agustus (6)
  • ►  2011 (19)
    • ►  Desember (3)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (8)
    • ►  Mei (3)

About Me

Foto Saya
pena ungu
Sedang dan masih belajar untuk menulis karena menulis adalah pelajaran seumur hidup. Salam pena ungu :)
Lihat profil lengkapku

About this blog

Facebook Fan Page

Blog Archive

  • ▼  2013 (5)
    • ▼  Januari (5)
      • Students Have Less Ability in Writing
      • Little story of a little girl
      • Virtual World Meeting
      • Jakarta, wait for me (2)
      • Jakarta, wait for me (1)
  • ►  2012 (6)
    • ►  Agustus (6)
  • ►  2011 (19)
    • ►  Desember (3)
    • ►  September (4)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (8)
    • ►  Mei (3)

About Me

Foto Saya
pena ungu
Sedang dan masih belajar untuk menulis karena menulis adalah pelajaran seumur hidup. Salam pena ungu :)
Lihat profil lengkapku
Diberdayakan oleh Blogger.

Followers

Selasa, 28 Agustus 2012

Kertas Kado


19.05

            Aku duduk di depan sebuah layar yang menampakkan layar putih kosong berharap akan diisi dan menghasilkan sebuah tulisan yang akan membuat dirimu bahagia di hari istimewamu.
Hari istimewa? Kau pasti mengerti apa maksudku, bukan...
Mungkin bagimu itu bukanlah sesuatu yang istimewa dalam hidupmu karena kau memang tidak pernah mengistimewakannya. Jadi, biarkan diriku saja yang membuatnya istimewa untukmu sehingga kau juga akan merasakan keistimewaannya. Deal? Deal!
Istimewa walaupun sebenarnya kau hanya mendapati pengulangan tanggal di bulan yang sama tapi tetap biarkan itu jadi istimewa!

           Pertama-tama, Selamat untuk ke-22 kalinya kau menemui pengulangan ini!
Tapi seharusnya bukan ucapan selamat yaa karena kata orang seharusnya kau sedih setiap menemui tanggal dan bulan yang sama setiap tahunnya karena itu sebagai penanda waktumu yang tersisa.
But it's okay then! Jadikan sebagai reminder dari hal-hal apa saja yang sudah dan belum dilakukan selama bertahun-tahun ini. Pengulangan itu memang istimewa, kan? Pas sebagai reminder ampuh nan tidak biasa. Berbunyi di waktu yang telah ditentukan dan tidak akan berbunyi sebelum waktunya. Banyak orang yang mendengar bunyinya dan menyampaikan doanya untukmu. Disinilah letak kata-kata 'selamat' itu seharusnya tersemat. Selamat untuk ke-22 kalinya kau didoakan oleh orang-orang di sekelilingmu!
Pastinya banyak doa yang mengelilingimu. Yakin saja! Semua doa baik yang dipanjatkan ke atas untuk dapat ditangkap oleh-Nya. Kemudian Dia akan memeluk doa-doa itu dan melepasnya kembali kepadamu di saat di waktu yang sangat tepat! Istimewa, bukan? Berbahagialah!

         Kedua, ada yang ingin kusampaikan. Asal kau tahu, semua kata-kata berkecamuk di dalam dada meminta untuk disampaikan kepada dirimu tetapi semuanya berebut dan akhirnya berbenturan satu sama lain. Jadilah kata-kata rancu yang keluar dari konteks seharusnya. Konteks yang seharusnya aku sampaikan apa dan ternyata malah yang tersampaikan apa. Sudah merasa rancu, bukan? Ehem... Dehaman ini bukan sekedar dehaman. Itu penanda kesalahtingkahanku di depan layar ini. Rasa dingin pun sudah mulai naik ke permukaan kaki.........................................................................................................................

Baiklah, penyampaian itu berupa sebuah rasa kebahagiaan yang sekarang tengah kurasakan karena masih dapat bersama denganmu di pengulangan ini. Maaf karena tidak dapat menemani secara fisik ada di sampingmu seperti yang dirimu lakukan. Tidak adil memang dan pasti sekarang masih ada tersisa harapan untuk diriku hadir, bukan? Aku jawab, biarkan waktu yang menjawab. Bukan ini bukan suatu bentuk ketakutan melainkan sebuah harapan tinggi dalam hati. Dan tetaplah dengan posisi "tangan di atas" seperti kata peribahasa tangan di atas lebih baik dari tangan di bawah. Tetaplah selalu memberi jangan berharap untuk terus diberi. Memberilah walau sepahit-pahitnya kau tahu kau tidak akan diberi!













Terakhir, aku menulis ini dengan sejuta kata yang berkecamuk didorong sejuta rindu yang mengamuk.....






       
       



Diposting oleh pena ungu di 05.24 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
Selasa, 14 Agustus 2012
Sebuah lelucon yang tidak menarik. Tidak membuat lucu. Hanya dapat menyunggikan senyuman setengah di wajah. Maaf leluconmu belum berhasil membuat diri ini senang melainkan hanya membuat sindiran dari balik hati. Tidak perlu dan tidak butuh. Sedang tidak menerima lelucon gagal hari ini. Terimakasih.                                                               
Diposting oleh pena ungu di 00.33 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
Senin, 13 Agustus 2012

Pemenang malam ini...

Tik tok....
ZzzZiiingg.......

Suara jam dinding dan mesin komputer menang kali ini
Selamat! Anda pemenang malam ini. Di tempat ini. Dan hadiahnya akan kupersembahkan.
Terimalah! Hadiah sebuah kebisuan agar kau tetap merasa dirimu berguna sebagai pemecah batu kebisuan dan kesunyian malam ini.
Ah, sayang (nya) bibir tetap mengatup, tidak sudi menjadi lawan bagimu, seketika seperti diberi perekat.
Harap hanya malam ini, di tempat ini.
Tidak ada yang perlu dikalahkan dan tidak ada yang perlu diucap .
Biarlah detikmu yang menang di kesempatan kali ini.
Aku rela hanya pada malam ini. Di tempat ini.

Tik tok....
ZzzZiiiiing........
Diposting oleh pena ungu di 00.26 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
I seek you
I search you
I call you
I see you
I stalks you
I watch you
I need you
I'll wait for you
I'm care about you
I love you.........

In every way

-Him
Diposting oleh pena ungu di 00.04 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
Sabtu, 11 Agustus 2012

Bendera putih

Satu hal yang dari waktu kemarin kemarin dan kemarinnya lagi yang ku idam-idamkan, yang ku elu-elukan hingga terbawa mimpi yang tertinggi demi kedua orang yang memelihara, mengawasi dan akan mengabulkan segalanya bila itu masuk dalam daftar prioritas keinginanku. Kutempuh dengan segala cara yang memungkinkan diri ini untuk memasukinya sampai di saat harus terpecah belah karena cara terakhir pun tak sampai diri menjangkaunya. Hal yang terlalu tinggi dengan diri ini yang terlalu kecil membuat itu terlalu di luar jangkauan
---------------------------------------------
Diposting oleh pena ungu di 10.22 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook

Pangeran "PEL"

"Lantainya bersih" komentarku dalam hati
Pasti terbebas pula dari debu-debu nakal
Lihat ke bawah! Aku seperti terefleksi
Lantainya terlihat berkilau bak cahaya dari sebuah permata
Cahaya yang dipantulkan sendiri dari seseorang yang mengusahakan keberadaannya
Dan dari sini aku duduk, mengamati dan melihat gerak geriknya
Dia tersenyum memandang lantai dan memegang erat sebuah alat pel
Senyumannya terpantul manis dan indah di lantai ruangan ini
Bercahaya............


Sudah kubilang, tidak ada pekerjaan yang sia-sia di atas pijakan ini
Tidak ada pekerjaan yang tidak membawa manfaat
Tidak ada pekerjaan yang menurunkan derajatmu sebagai sese-orang
Yaa.. bagaimana kau melihat atau sekedar memandangnya?




Diposting oleh pena ungu di 10.12 0 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
Sabtu, 31 Desember 2011

Junk Food

In this era, many kinds of foods are consumed by people. One of that is junk food.

Junkfood is an informal term applied to some foods that are perceived to have little or no nutritional (containing ‘empty calories’) and some foods that have ingredients considered unhealthy when regularly eaten. The term was coined by Michael Jacobson, director of the Center of Science in the Public Interest, in 1972.

Junk foods are typically ready to eat. It contains high levels of saturated fats, salt, sugar, little or no fruit, vegetables or dietary fiber and are considered to have little or no health benefits.
What’s wrong with junk food?
1.      Too much fat. Such as in hamburgers, pizza, fried chicken and chips.
2.      Too much salt. Such as in cereals.
3.      Too much sugar. Such as in soft drinks, cordials, and lollies. That’s what makes them taste so good.

Something that overload can give bad impact. Same like with junk foods. They are give negative impacts to our body especially when we consume it very often. There are several bad effects/impacts of junk foods:
1.      Obesity. Junk food has content will cause obesity. Example, oil and grease that are used for fries and contain of sodas and colas which are laden with sugar and which increase our tendency to put on weight.
2.      Lethargy. Processed foods tends to bring down energy levels and make lethargic because they are filled with carbohydrates that spike the blood sugar levels.
3.      Diseases. Junk food causes diseases like diabetes and heart ailments. The fat from junk food raises cholesterol levels and clogged arteries cause heart attacks and bring on strokes.
4.      Poor nutrition. This means that your body does not get the necessary nutrition that it need. It will make weak our immune system. So we prone to illnesses like colds and fevers.
5.      Constipation and other ills. Processed foods have no fiber content so it makes constipation. Sodas and colas also contain phosphorous and other chemicals which ruin teeth and eat away bones. It make prone to frequent sprains and fractures.

Many people just know that junk foods are likely McDonald’s, hamburger, french fries, chips, and fried chicken. But according to WHO (World Health Organization) that junk foods are:
1.      FriedFood
2.      Canned Food
3.      Pickled Food
4.      Foods Processed Meats (ham, sausage)
5.      Instant Noodles
6.      Frozen Sweet Dish
Although junk foods have little or no health benefits, it still popular because of their simplicity to manufacture, consume and of course their taste. So there are some tips to consume junk foods:
1.      Choose rice for stapple food
2.      Reduce portion sizes
3.      Replace soft drinks with mineral water or fruit juice
4.      Do not consume chicken skin
5.      Ask for salad
6.      Reduce the sauce and mayonnaise
7.      Read the nutritional value information on labels
8.      Get used to eat breakfast at home
9.      Sport

A study by Paul Johnson and Paul Kenny at The Scripps Research Institute (2008) told that junk food consumption altern brain activity in a manner similar to addictive drugs like cocaine or heroin. So we must control our body to consume junk food.

Love your body, keep your health so we can do everything that we want.
Diposting oleh pena ungu di 21.44 4 komentar
Kirimkan Ini lewat Email BlogThis! Bagikan ke X Berbagi ke Facebook
Postingan Lebih Baru Postingan Lama
Langganan: Postingan (Atom)
@ 2011 pena ungu; Theme design : Ray Creations